BAUBAU (Humas-MAN) --- Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1Baubau, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Prov. Sultra) pada Rabu pagi (29/07/26). Kegiatan ini merupakan kegiatan Kokurikuler yang dikemas dalam kegiatan keagamaan pada setiap hari Rabu pagi di madrasah ini.
Seluruh siswa bersama dewan guru dan tenaga kependidikan secara rutin melaksanakan kegiatan keagamaan mingguan berupa Salat Dhuha berjamaah. Kegiatan keagamaan pada Rabu pagi ini selain sholat dhuha adalah kajian keagamaan dengan materi "Keutamaan Sholat Dhuha. "
Kegiatan yang terpusat di Lapangan Utama ini dimulai tepat pukul 07.00 WITA. Tampak ratusan siswa antusias membentuk shaf-shaf yang rapi untuk menunaikan Salat Dhuha dua rakaat secara berjamaah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembiasaan karakter dan penanaman nilai-nilai keislaman bagi peserta didik sebelum mengawali aktivitas belajar-mengajar.
Usai pelaksanaan ibadah salat dhuha, dilanjutkan dengan sesi kajian islami yang pada kesempatan kali ini disampaikan Ustadz Muh Afandy.
Dalam paparan materi kajiannya yang hangat dan komunikatif, Ustadz Muh Afandy mengangkat tema "Keutamaan dan Keberkahan Salat Dhuha bagi Generasi Muda". Materi beliau berdasarksn Hadits Nabi SAW yang artinya "Abdullah bin Mas'ud mengajarkan 2 hal penyebab datangnya rezeki kepada anak-anaknya yaitu rutin sholat dhuha dan nembaca surat Al Waqia pagi dan sore hari".
" Jadi Salat Dhuha bukan sekadar rutinitas amalan sunnah biasa, melainkan media terbaik untuk membuka pintu rezeki, menenangkan jiwa, serta memohon kemudahan dalam menuntut ilmu. Jika adik-adik rutin melaksanakannya dengan ikhlas, Allah tidak hanya membukakan rezeki berupa materi, tetapi juga rezeki berupa kecerdasan, kemudahan memahami pelajaran, dan ketenangan hati," tutur Ustadz Muh Afandy di hadapan para siswa.
Beliau juga mengajak seluruh siswa MAN untuk konsisten menjaga ibadah sunnah ini, tidak hanya saat berada di lingkungan madrasah, tetapi juga ketika sedang berada di rumah.
Sementara itu, Plt. Kepala MAN 1 Baubau, La Ode Rusdin Ato, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap pembiasaan Salat Dhuha dan kegiatan keagamaan pada setiap hari Rabu mampu mencetak lulusan madrasah yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlakul karimah.
Seperti Rabu biasanya, setelah kegiatan keagamaan di lapangan, siswa kelas XI dan XII diarahkan untuk menerima pelajaran jam pertamadi kelas masing-masing, sedangkan siswa Kelas X melanjutkan kegiatan dzikir dan doa bersama secara virtual melalui zoom meeting yang dipandu langsung dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwill Kemenag) Prov. Sultra. Kegiatan ini diikuti seluruh ASN Kemenag serta siswa dan pndok pesantren se-Sultra.
Kegiatan fzikir dan doa ditutup dengan sambutan Kepala Kanwil Kemenag yang diwakili oleh Kepala Sub. Bagian Tata Usaha, Erna Kemala Raden. Beliau menyampaikan bahwa
Pada tgl 1 Agustus 2026 Kanwil Kemenah akan melaksanakan Dzikir Kebangsaan yang diikuti oleh seluruh ASN Kemenagse-Prov Sultra.
Penulis : Dra. Wine Mulhamah, S.Pd
Editor : La Ode Rusdin Ato
