Hari Keempat, MAN 1 Baubau Gema Shalawat Kebangsaan, Perkuat Karakter Religius dan Cinta Tanah Air

Hari Keempat, MAN 1 Baubau Gema Shalawat Kebangsaan, Perkuat Karakter Religius dan Cinta Tanah Air

Baubau (Humas MAN 1 Baubau) — Memasuki hari keempat pelaksanaan Gema Shalawat Kebangsaan dan Ngaji Nasional, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Baubau kembali menggemakan lantunan shalawat dan doa bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter religius sekaligus menumbuhkan semangat cinta tanah air di kalangan warga madrasah.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Ustadz Ansar, S.Pd.I., M.Pd. Seluruh warga MAN 1 Baubau mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan kekhusyukan.

Gema shalawat tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda madrasah. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak memahami bahwa kecintaan kepada agama dan kecintaan kepada bangsa merupakan nilai yang dapat berjalan beriringan.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Ansar mengajak peserta didik untuk menjadikan shalawat sebagai bagian dari pembentukan akhlak dan kepribadian. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap bangsa.

“Shalawat hendaknya tidak hanya menjadi lantunan di lisan, tetapi juga tercermin dalam akhlak dan perilaku kita sehari-hari. Generasi madrasah harus menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlak, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air,” pesan Ustadz Ansar.

Kegiatan Gema Shalawat Kebangsaan dan Ngaji Nasional ini sekaligus menjadi ruang pembiasaan positif bagi peserta didik dalam membangun budaya religius di lingkungan madrasah. Nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, kedisiplinan, dan kepedulian terus ditanamkan melalui berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

MAN 1 Baubau berkomitmen menjadikan madrasah sebagai ruang pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi madrasah yang religius, berakhlak mulia, moderat, toleran, cinta tanah air, dan memiliki semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Hari keempat Gema Shalawat Kebangsaan dan Ngaji Nasional ditutup dengan doa bersama. Lantunan shalawat yang menggema di lingkungan MAN 1 Baubau menjadi pengingat bahwa membangun generasi unggul harus dimulai dari penguatan iman, akhlak, ilmu pengetahuan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Share: