04022821448
manbaubau01@gmail.com

Berita

MAN 1 Baubau

  • Kakanwil Kemenag Sultra Panen Raya Jamur Tiram di MAN 1 Baubau
03 Mar 2026
Kakanwil Kemenag Sultra Panen Raya Jamur Tiram di MAN 1 Baubau


Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementeria Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Prov. Sultra), H.Mansur, S.Pd.,M.A secara resmi melakukan panen raya jamur tiram di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Baubau pada Sabtu (28/2/26). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Asta Protas Kementerian Agama yaitu Penguatan Ekoteologi, sebuah inisiatif yang memadukan nilai-nilai spiritual keagamaan dengan pelestarian lingkungan.

Kegiatan panen raya jamur tiram di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Baubau selain dihadiri oleh Kakanwil, hadir pula Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Kota Baubau, Khairiyati Rahmah, S.H.I.,M.H.I. dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Kemenag Prov. Sultra, Ny. SalmaAntje Mansur. Dalam sambutannya, H. Mansur menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terobosan MAN 1 Baubau dan mengajak kepada guru agar bersama-sama mendukung kegiatan ini.  

Saya memberikan apresiasi kepada yang sudah berprestasi dan berinovasi. Saya mengajak kepada teman-teman agar kita mendukung kegiatan ini. Bila perlu tempatnya kita perluas lagi, kita ciptakan produk yang ada brendingnya dan dibuatkan label untuk dipasarkan di UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Kalau sudah masuk UMKM saya bisa usahakan program inkubasinya melalui program inkubasi Kementerian Agama, sehingga madrasah kita bisa terkenal dengan program ini, papar H. Mansur dalam sambutannya.

Pelaksana Tugas Kepala MAN 1 Baubau, La Ode Rusdin Ato, S.Pd. saat dikonfirmasi tentang kegiatan budidaya jamur tiram di madrasah ini, membenarkan bahwa hal ini akan memberikan dampak yang positif terhadap siswa.

Dengan kegiatan seperti ini siswa tidak hanya keluar membawa ijazah tetapi membawa kemandirian ekonomi dan karakter yang peduli pada lingkungan. Oleh karena itu, program tersebut akan terus kami kembangkan, pungkas La Ode Rusdin.
Budidaya jamur tiram di MAN 1 Baubau diinisiasi oleh guru mata Pelajaran Kewirausahaan, Muhammad Ikhsan, M.Pd. Ikhsan menyampaikan bahwa budidaya jamur tiram ini dilaksanakan untuk membuktikan adanya integrasi mata pelajaran kewirausahaan dengan program ekoteologi yang menghasilkan dampak nyata. Saat ditanya terkait hasil budidaya jamur yang dikembangkan saat ini, Ikhsan menyampaikan bahwa sebagai awal usaha, jamur yang dihasilkan perhari sekitar lebih kurang lebih 2 kilogram dengan harga jual Rp50.000 per kilogram.

Tinggalkan Komentar