Baubau (Humas MAN 1)--- Sabtu (16)05/26) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Baubau menerima kunjungan inspiratif dari rombongan Forum Anak dan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Baubau. Kehadiran mereka bertujuan untuk menyosialisasikan program-program kerja sekaligus memberikan edukasi krusial mengenai pencegahan perilaku seks bebas di kalangan remaja.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel madrasah ini diikuti dengan antusias oleh ratusan siswa-siswi yang didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan dan guru piket.
Dalam sesi pertama, perwakilan Forum Anak Kota Baubau menjelaskan peran strategis organisasi ini sebagai wadah partisipasi anak untuk menjembatani aspirasi mereka ke pemerintah. Mereka mengajak siswa MAN 1 Baubau untuk menjadi pelopor dan pelapor (2P) dalam menyuarakan hak-hak anak dan menciptakan lingkungan yang aman bagi sesama remaja.
Sementara itu, Duta GenRe memperkenalkan program Generasi Berencana yang diinisiasi oleh BKKBN. Program ini berfokus pada penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan.
Agenda utama yang menjadi sorotan dalam sosialisasi ini adalah edukasi mengenai Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja), yang meliputi pencegahan terhadap tiga risiko besar:
1. Seks Bebas (Seks Pranikah)
2. Pernikahan Dini
3. Penggunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika,
dan Zat Adiktif)
Duta GenRe secara lugas memaparkan dampak buruk seks bebas, baik dari sisi kesehatan (risiko penyakit menular seksual dan kehamilan tidak diinginkan), sisi psikologis, hingga masa depan remaja yang bisa terhambat.
"Remaja saat ini dihadapkan pada tantangan pergaulan yang luar biasa. Melalui GenRe, kita ingin remaja MAN 1 Baubau punya benteng yang kuat, tahu cara berkata 'tidak' pada seks bebas, dan fokus merencanakan masa depan yang gemilang," ujar salah satu perwakilan Duta GenRe saat menyampaikan materinya.
Apresiasi dari Pihak Madrasah yang diwakili oleh
Wakamad Bidang Kesiswaan, Sry Fuan, S. Pd. menyambut baik dan mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan oleh Forum Anak dan Duta GenRe. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat ownting untuk disosialisasikan kepada siswa di sekolah.
"Kami sangat berterima kasih. Edukasi dari sesama remaja (peer educator) seperti ini biasanya lebih masuk dan didengar oleh siswa. Ini menjadi suplemen penting bagi madrasah dalam menjaga moralitas peserta didik kami dari ancaman kenakalan remaja," ungkapnya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, pembagian doorprize, serta pengambilan dokumentasi.
